Kami mulai karena bosan ditipu foto
Simpul lahir dari keluhan yang sederhana. Warna di foto tidak pernah sama dengan yang datang, dan tidak ada satu pun penjual yang mau menulis ukuran kainnya dengan jelas.

Dari satu meja di Bandung
Kami mulai tahun 2023 dengan satu meja potong, dua penjahit, dan tiga warna voal. Idenya bukan bikin merek baru, tapi menjawab satu pertanyaan yang tidak pernah dijawab jujur di marketplace, yaitu kain ini sebenarnya seperti apa kalau dipegang.
Sekarang koleksinya empat belas model, dan cara kerjanya masih sama. Setiap kain kami pegang dulu, cuci dulu, dan pakai dulu sebelum difoto. Kalau ada yang tidak lolos, kami tidak jual, sesederhana itu.
Harga kami taruh di antara marketplace dan label premium, bukan karena ingin terlihat murah, tapi karena target kami memang perempuan yang beli hijab dua kali sebulan, bukan dua kali setahun.
Standar yang kami pegang
Empat hal ini yang menentukan sebuah batch lolos atau tidak. Bukan slogan, ini checklist yang benar benar dipakai di meja produksi.
Geser untuk melihat semuanya.
Kami tidak jualan pakai rasa bersalah
Hijab itu pakaian, dan memilih pakaian itu soal selera dan kenyamanan. Kamu tidak akan menemukan kalimat yang menekan atau menghakimi di halaman mana pun di situs ini.
Kami juga tidak memakai kata premium tanpa angka di sebelahnya. Kalau kami bilang sebuah kain lebih baik, akan ada gramasi, ukuran, atau jenis finishing yang bisa kamu bandingkan sendiri.
