Perawatan hijab
Hijab jarang rusak karena dipakai. Biasanya rusak karena dicuci dan disimpan dengan cara yang salah. Ini urutan yang benar.
Enam aturan dasar
Berlaku untuk semua bahan. Kalau cuma sempat mengingat satu, ingat yang pertama.
Geser untuk melihat semua aturan.
Per bahan, kalau mau lebih teliti
Tiap bahan punya satu hal yang tidak boleh dilanggar. Ini daftarnya.
Cuci tangan dengan air dingin, atau mesin mode halus di dalam kantong cuci. Setrika suhu sedang kalau perlu, dan selalu dari sisi dalam.
Voal paling gampang kembali rapi setelah disetrika, jadi ini bahan yang paling toleran terhadap kesalahan.
Hanya cuci tangan. Jangan diperas, cukup ditekan. Hampir tidak perlu disetrika, karena permukaan crepe-nya memang tidak rata.
Kalau ada bekas lipatan yang keras, gantung di kamar mandi saat mandi air hangat, uapnya cukup untuk melemaskan kembali.
Paling tahan dari semua. Boleh mesin cuci mode halus. Jangan disetrika langsung dengan suhu tinggi karena tekstur kulit jeruknya bisa memipih dan hilang.
Cuci tangan, air dingin, dan jangan digantung dalam keadaan basah kuyup karena beratnya bisa menarik serat dan memanjangkan kain. Keringkan setengah dengan handuk dulu.
Cuci tangan terpisah dari kain lain. Setrika suhu paling rendah dengan alas kain katun di atasnya. Jangan disemprot parfum langsung, alkoholnya meninggalkan noda samar yang sulit hilang.
Boleh mesin cuci. Untuk sport hijab, jangan pakai pelembut kain, karena lapisan pelembut menutup pori kain dan menghilangkan sifat quick dry-nya.